Bisnis Jatim

Mandiri Salurkan Baksos

 Breaking News
  • Indosat Ooredoo Salurkan Donasi CSR Ramadan Berbagi untuk Bersatu di 10 Kota Surabaya (Bisnisjatim.co) – Indosat Ooredoo, perusahaan digital telekomunikasi terdepan di Indonesia, menetapkan bulan Ramadan ini sebagai bulan berbagi untuk bersatu melawan penyebaran Covid-19. Hal ini merupakan implementasi program CSR yang...
  • Semakin Seru-Seruan Bareng Smartfren Rebut hadiah senilai jutaan rupiah di TikTok Challenge #KuotaAntiWasWas  Surabaya (bisnisjatim.co) – Memasuki bulan Ramadan kali ini, Smartfren menggelar sederet  aktivitas di sosial media.  Rangkaian aktivitas Smartfren di sosial media...
  • Smartfren dan Ruangguru Kolaborasi Memajukan Pendidikan di Kabupaten Natuna ● Dukungan Terhadap Program Pemerintah untuk Berdayakan Desa 3T ● Upaya Smartfren & Ruangguru untuk Mendukung proses belajar dari Rumah selama pandemic Covid-19 Jakarta, 6 Mei 2020 – Berkaitan dengan...
  • Indosat Ooredoo Luncurkan CloudVoice Solusi Bagi Pelanggan Korporat Mempertahankan Bisnis di Tengah Situasi Pandemi Covid-19 Jakarta  (bisnisjatim.co) – Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) telah mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk juga berdampak pada...
  • SETELAH LAMPUNG, EMTEK PEDULI CORONA KINI BERGERAK KE JAMBI Sebaran Titik Bantuan APD Makin Meluas Ke Berbagai Rumah Sakit Di Indonesia Jakarta (bisnisjatim.co) – Amanah pemirsa melalui EMTEK Peduli Corona terus dijalankan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) dengan...

Mandiri Salurkan Baksos

Mandiri Salurkan Baksos
November 28
09:31 2017

Sumenep, bisnisjatim.co –Pemerintah melalui Bank Mandiri terus berkomitmen menyalurkan program bantuan sosial Program Keluarga harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digagas oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).

Hingga November 2017, Bank Mandiri telah menyalurkan bantuan sosial PKH sampai dengan tahap 4 di Kabupaten Sumenep kepada 40.991 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total penyaluran senilai Rp 15,98M miliar yang tersebar di 27 Kecamatan yang tersebar diantara nya di 5 kepulauan yaitu Pulau Sapudi, Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Masalembu dan Pulau Raas. Bantuan ini merupakan bagian dari 53.560 KPM di Jawa Timur di 4 (empat) Kabupaten yaitu Jember, Kediri, Madiun dan Sumenep.

Dalam penyaluran bansos di pulau-pulau yang berada di kawasan Sumenep tersebut, Bank Mandiri menerjunkan 35 bankir-bankirnya melalui program Mandiri Volunteer bekerja sama dengan TNI AL Armada Timur.

Menurut Regional CEO Bank Mandiri Jawa 3 Agus Haryoto Widodo, Program Mandiri Volunteer ini merupakan wujud partisipasi Bank Mandiri dalam menyaluran program bantuan sosial pemerintah pada program Nawacita Kabinet Kerja, bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan terhadap masyarakat di seluruh wilayah Tanah Air serta mendorong kemajuan ekonomi nasional.

“Kami tetap berkomitmen penuh dalam menyukseskan program bansos ini, dengan tetap berupaya menyalurkan bantuan ke seluruh pelosok Indonesia, salah satunya ke 5 (lima) kepulauan di Sumenep yang jarak terjauhnya sekitar 18 jam menggunakan kapal” ungkap Agus saat pelepasan Mandiri Volunteer di Armada Timur Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/11).

Selama 10 (sepuluh) hari mulai tanggal 27 November – 6 Desember 2017, para volunteer akan menyalurkan bantuan sosial ke 5 lokasi penyaluran yaitu:  Pulau Sapudi, Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Masalembu dan Pulau Raas dengan total 14,89M kepada 7.881 Keluarga Penerima Manfaat
“Bank Mandiri berusaha menyalurkan bantuan sosial Program Kementerian Sosial ke daerah-daerah sulit dijangkau di kepulauan terpencil di seluruh Indonesia dengan menerjunkan 300 bankir yang ikut serta dalam Program Mandiri Volunteer ini” jelas Agus.

Selain PKH, untuk program BPNT, lanjut Agus, pihaknya bekerjasama dengan kelurahan setempat Bulog, dan agen kelontong terkait pendampingan KPM serta pengadaan bahan pangan bersubsidi seperti beras, gula, telor dan minyak goreng
“Agen-agen bank ini juga memberikan layanan keuangan tanpa kantor cabang bank kepada masyarakat yang belum memiliki akses kepada layanan keuangan untuk transaksi perbankan terbatas. Harapannya, para agen ini juga dapat meningkatkan literasi keuangan KPM sehingga dapat mendukung program inklusi finansial,” ujar Agus.
Saat ini, Bank Mandiri memiliki jumlah agen sebanyak lebih dari  22.664 agen individu yang terdiri dari 8.460 Agen Kelontong dan 14.204 Agen Laku Pandai/Agen lainnya di seluruh Indonesia. (Bj4)

Related Articles