Bisnis Jatim

Mandiri Salurkan Baksos

 Breaking News
  • Latih Kewirausahaan Dengan Kelola Limbah Surabaya, bisnisjatim.co – Kotoran sapi kebanyakan hanya dimanfaatkan untuk pupuk kandang namun tanpa proses pengolahan. Biasanya kotoran sapi itu hanya dibiarkan mengering di suatu lahan dan setelah kering baru digunakan...
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...

Mandiri Salurkan Baksos

Mandiri Salurkan Baksos
November 28
09:31 2017

Sumenep, bisnisjatim.co –Pemerintah melalui Bank Mandiri terus berkomitmen menyalurkan program bantuan sosial Program Keluarga harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digagas oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).

Hingga November 2017, Bank Mandiri telah menyalurkan bantuan sosial PKH sampai dengan tahap 4 di Kabupaten Sumenep kepada 40.991 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total penyaluran senilai Rp 15,98M miliar yang tersebar di 27 Kecamatan yang tersebar diantara nya di 5 kepulauan yaitu Pulau Sapudi, Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Masalembu dan Pulau Raas. Bantuan ini merupakan bagian dari 53.560 KPM di Jawa Timur di 4 (empat) Kabupaten yaitu Jember, Kediri, Madiun dan Sumenep.

Dalam penyaluran bansos di pulau-pulau yang berada di kawasan Sumenep tersebut, Bank Mandiri menerjunkan 35 bankir-bankirnya melalui program Mandiri Volunteer bekerja sama dengan TNI AL Armada Timur.

Menurut Regional CEO Bank Mandiri Jawa 3 Agus Haryoto Widodo, Program Mandiri Volunteer ini merupakan wujud partisipasi Bank Mandiri dalam menyaluran program bantuan sosial pemerintah pada program Nawacita Kabinet Kerja, bertujuan untuk memperluas akses layanan keuangan terhadap masyarakat di seluruh wilayah Tanah Air serta mendorong kemajuan ekonomi nasional.

“Kami tetap berkomitmen penuh dalam menyukseskan program bansos ini, dengan tetap berupaya menyalurkan bantuan ke seluruh pelosok Indonesia, salah satunya ke 5 (lima) kepulauan di Sumenep yang jarak terjauhnya sekitar 18 jam menggunakan kapal” ungkap Agus saat pelepasan Mandiri Volunteer di Armada Timur Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/11).

Selama 10 (sepuluh) hari mulai tanggal 27 November – 6 Desember 2017, para volunteer akan menyalurkan bantuan sosial ke 5 lokasi penyaluran yaitu:  Pulau Sapudi, Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Masalembu dan Pulau Raas dengan total 14,89M kepada 7.881 Keluarga Penerima Manfaat
“Bank Mandiri berusaha menyalurkan bantuan sosial Program Kementerian Sosial ke daerah-daerah sulit dijangkau di kepulauan terpencil di seluruh Indonesia dengan menerjunkan 300 bankir yang ikut serta dalam Program Mandiri Volunteer ini” jelas Agus.

Selain PKH, untuk program BPNT, lanjut Agus, pihaknya bekerjasama dengan kelurahan setempat Bulog, dan agen kelontong terkait pendampingan KPM serta pengadaan bahan pangan bersubsidi seperti beras, gula, telor dan minyak goreng
“Agen-agen bank ini juga memberikan layanan keuangan tanpa kantor cabang bank kepada masyarakat yang belum memiliki akses kepada layanan keuangan untuk transaksi perbankan terbatas. Harapannya, para agen ini juga dapat meningkatkan literasi keuangan KPM sehingga dapat mendukung program inklusi finansial,” ujar Agus.
Saat ini, Bank Mandiri memiliki jumlah agen sebanyak lebih dari  22.664 agen individu yang terdiri dari 8.460 Agen Kelontong dan 14.204 Agen Laku Pandai/Agen lainnya di seluruh Indonesia. (Bj4)

Related Articles