Bisnis Jatim

Pentingnya K3 dan SMK3

 Breaking News

Pentingnya K3 dan SMK3

Pentingnya K3 dan SMK3
September 13
18:36 2018

Surabaya, bisnisjatim.co –BPJS Ketenagakerjaaan Kacab Surabaya Darmo Adakan Rembuk Bareng Pentingnya K3 dan SMK3 pada Perusahaan Peserta.

Sebagai bentuk kepedulian untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat dan sejahtera, yaitu bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta bebas dari pencemaran lingkungan menuju peningkatan produktivitas kerja, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Darmo memberikan sosialisasi pentingnya K3 dan SMK3 yang bekerjasama dengan Merapi Indonesia yang dikemas dengan games seru penuh motivasi.

“Hal ini diwujudkan dengan rembuk bareng program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) kepada perusahaan peserta dengan tingkat klaim kecelakaan kerja (JKK) tertinggi” ungkap Faridah Hanum Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo, saat dijumpai di Ciputra Hotel, Kamis (13/9).

Poedji Santoso, Kepala Cabang Surabaya Darmo, menjelaskan bahwa ada 4 program yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).

K3 dan SMK3 sudah diatur dalam Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Dimana pada PP No. 50/2012 pasal 5 dielaskan bahwa setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 100 orang atau lebih dan mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahan produksi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti peledakan,kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja, wajib menerapkan SMK3.

Bahwa sampai dengan Agustus 2018, kepesertaan Perusahaan aktif BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo adalah 3.907 perusahaan. Total tenaga kerja aktif untuk Penerima Upah (PU) sebanyak 127.659 tenaga kerja, untuk tenaga kerja aktif yang Bukan Penerima Upah (BPU) sebanyak 7.368. tenaga kerja dan total Proyek Jakon aktif 374 proyek, tambah Faridah Hanum.

Poedji menambahkan, sampai dengan Agustus 2018 Cabang Surabaya Darmo telah membayarkan 9.954 klaim dengan total Rp. 105,27 Milyar. Pembayaran tersebut terdiri dari 8.044 klaim JHT sebanyak Rp. 95,06 Milyar, 100 klaim JKM sejumlah Rp. 2,59 Milyar, 1.356 klaim JKK total Rp. 6,90 Milyar dan 454 klaim JP sebesar Rp. 718,487 Juta.

Dari data klaim JKK Cabang Surabaya Darmo s/d Agustus 2018, rata rata per bulan terdapat 170 klaim JKK dimana per hari ada 7 kasus klaim JKK. Dapat dikatakan bahwa tingkat JKK di perusahaan cukup tinggi, maka diperlukan upaya-upaya promotif preventif mengenai K3 dan SMK3.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo selalu berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan berinovasi dalam meningkatkan pelayanan. Hal ini terbukti dengan 54 fasilitas kesehatan yang sudah dikerjasamai dan total kepesertaan peserta JKK Return to Work (RTW) sebanyak 585 perusahaan. JKK RTW adalah suatu program yang bertujuan agar tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (KK-PAK) dapat kembali bekerja, ungkap Poedji.

Related Articles