Bisnis Jatim

Video: “Kucumbu Tubuh Indahku” Meraih Juara di Asia Pacific Screen Awards ke-12

 Breaking News
  • Melody JKT48 Luncurkan Koleksi Baju Muslim Surabaya, bisnisjatim.co – Setelah mantap berhijab Melody Nurramdhani Laksani alias Melody eks JKT48, memutuskan untuk berkolaborasi dengan brand SUQMA, untuk meluncurkan koleksi pakaian muslim. “Ini adalah pengalaman dan kehormatan yang...
  • Harga Apartemen Australia Meroket Dalam 25 Tahun Jakarta, bisnisjatim.co – Pengembang hunian terkemuka Australia, Crown Group, mendorong pembeli untuk berinvestasi sekarang dengan dasar keuntungan jangka panjang – dan berpotensi melipatgandakan kekayaan mereka dalam 25 tahun. Iwan Sunito...
  • HUSH PUPPIES Luncurkan Bounce Max–Made To Move You. Surabaya, bisnisjatim.co -HUSH PUPPIES, brand fashion asal Amerika yang sudah berdiri sejak 1958 kembali meluncurkan product terbaru melalui event Launching kali ini dengan title Bounce Max – Made To Move...
  • Kymco G150 Siap Saingi Skutik Adventure Tanah Air Jakarta, bisnisjatim.co -Hadir menyaingi skutik adventure dengan ciri khas pakai stang telanjang ala motor naked bike, jika disebut maxi skutik jelas dimensinya kecil, tapi motor ini pakai mesin 150cc. Tapi...
  • Pesonna Hotel Ampel Usung Dua Menu Khas Sunda Surabaya,bisnisjatim.co -Pesonna Hotel Ampel Surabaya kembali hadirkan dua menu baru dari inovasi dan kreasi Chef Daulay selaku Chef Corporate Pesonna Hotel Ampel Surabaya. Seperti apa yang diucapkan oleh Nindita Sari...

Video: “Kucumbu Tubuh Indahku” Meraih Juara di Asia Pacific Screen Awards ke-12

December 04
23:10 2018

Bisnisjatim.co -Film terbaru karya Garin Nugroho, “Kucumbu Tubuh Indahku” memenangkan penghargaan Cultural Diversity Award under the patronage of UNESCO pada perhelatan Asia Pasific Screen Awards ke-12 di Brisbane, Australia.

Sebagai imbalannya, film ini akan diputar di UNESCO, Paris, Perancis, pertengahan bulan Desember mendatang. Berdasarkan keterangan pers yang diterima Bisnisjatim.co akhir bulan lalu.

Penghargaan dari APSA ini diberikan untuk kontribusi yang luar biasa terhadap promosi dan pelestarian keanekaragaman budaya melalui film.

Sebelum mendapat penghargaan dari APSA, beberapa bulan sebelumnya, Kucumbu Tubuh Indahku meraih penghargaan ‘Bisato D’Oro Award 2018 dari Venice Independent Film Critic pada awal bulan September, serta Best Film pada Festival Des 3 Continents, di Nantes, Perancis, pada pertengahan bulan November lalu.

Asia Pasific Screen Awards (APSA) selama dekade pertamanya telah melakukan program budaya internasional. APSA menghormati keunggulan sinematik dari 70 negara serta mengakui pembuatan film yang paling mencerminkan asal budayanya.

Film “Kucumbu Tubuh Indahku” mengikuti kisah perjalanan hidup Juno (Muhammad Khan), sejak kecil hingga dewasa menjadi penari, di sebuah desa di Jawa, yang terkenal sebagai desa penari lengger lanang–jenis tarian perempuan yang dibawakan penari laki-laki.

Kehidupan Juno kecil merupakan kehidupan yang mengalami peleburan tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk alami dari kehidupan desa dan keluarganya. Perjalanan hidupnya selanjutnya adalah perjalanan kehidupan penuh trauma kekerasan tubuh.

Trauma kekerasan politik yang dialami Ayahnya menjadikan Juno hidup sendiri. Kehidupan masa kecil Juno serba sendiri di desa miskin menjadikan dirinya menjadi ibu dan bapak bagi kehidupannya.

Juno dalam kesendirian melihat banyak kekerasan yang muncul di sekitarnya. Trauma pertama terhadap kekerasan dialami ketika masuk dalam konflik memiliki tubuh dalam group tari lengger di desanya.

Kekerasan menjadikan tubuhnya harus berpindah dari satu desa ke desa lain. Perpindahan yang menjadikan Juno bertemu banyak sosok manusia dari Petinju hingga Maestro penari Reog.

Perpindahan ini menjadikan tubuhnya mengalami beragam trauma kekerasan, dari trauma sosial hingga trauma kekerasan politik. Sebuah perjalanan tubuh yang membawanya menemukan keindahan tubuhnya.

Awal Desember 2018, film Kucumbu Tubuh Indahku akan melaksanakan pemutaran perdananya di Indonesia pada perhelatan Jogja NETPAC Asian Film Festival 2018 pada tanggal 3 dan 4 Desember 2018. (*)

Related Articles