Bisnis Jatim

Sadarkan Pentingnya Pajak, Universitas Ciputra Gelar Literasi Keuangan dan Pajak

 Breaking News
  • Latih Kewirausahaan Dengan Kelola Limbah Surabaya, bisnisjatim.co – Kotoran sapi kebanyakan hanya dimanfaatkan untuk pupuk kandang namun tanpa proses pengolahan. Biasanya kotoran sapi itu hanya dibiarkan mengering di suatu lahan dan setelah kering baru digunakan...
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...

Sadarkan Pentingnya Pajak, Universitas Ciputra Gelar Literasi Keuangan dan Pajak

Sadarkan Pentingnya Pajak, Universitas Ciputra Gelar Literasi Keuangan dan Pajak
February 26
17:33 2019

Surabaya, Bisnisjatim.co -Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang memiliki kontribusi sebesar 74,63% dari total penerimaan negara. Ironisnya, saat ini tingkat kepatuhan masyarakat Indonesia dalam membayar pajak masih rendah.

Universitas Ciputra melalui Prodi Akutansi Fakultas Manajemen dan Bisnis menggelar mini sharing yang bertajuk Literasi Keuangan dan Perpajakan bagi Pemilik Bisni di Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, (23/2/19).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada pemiliki usaha tentang pengelolaan keuangan dalam bisnis dan pelaporan pajak.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Maria Assumpta Evi Marlina, S.E., M.M., CMA., Eko Budi Santoso, S.E., M.Si., Ak., CA. Hendro Susanto, S.E., M.M. Dr. Timotius Febry Christian, S.T., M.T.

Pada sesi 1 (satu) dibawakan oleh Maria Assumpta Evi Marlina, S.E., M.M. menjelaskan tentang startegi bisnis dengan materi Takjub yang merupakan Tawakal, Jujur dan Tertib.

“sesi ini mengulas berwirausaha itu harus mengedapankan kewajiban pada Tuhan , jujur pada relasi Bisnis dan tertib pada hokum di Indonesia termasuk pembayaran pajak”. Ujar Maria.

Maria menambahkan bahwa membangun masyarakat sadar pajak ternyata tidak bisa instan. Literasi sadar pajak merupakan salah satu alternatif untuk mewujudkan masyarakat sadar pajak.

Pada sesi 2 (dua) dibawakan oleh Eko Budi Santoso, S.E., M.Si., Ak., CA. Hendro Susanto, S.E., M.M. Dr. Timotius Febry Christian, S.T., M.T. pada sesi ini dilakukan dengar pendapat tentang perpajakan selain itu dan sharing peserta tentang pengurusan dan pelaporan perpajakan.

Pada mini sharing ini dihadiri oleh 20 peserta dari pemilik usaha dikecamatan Driyorejo, kabupaten Gresik. Samsudin salah satu peserta menyatakan sangat senang dengan kegiatan seperti ini.

“Kami sangat senang dengan kegiatan sharing seperti ini jadi permasalahan kami tentang keuangan dan perpajakan bias kami tanyakan langsung pada dosen UC. Dan kalau bias ada di buat secara bertahap” ungkap Samsudin.

Pada kesempatan yang sama Eko Budi Santoso, S.E., M.Si., Ak., CA menyatakan harapan dari kegiatan ini masyarakat sadar pentingnya penataan dalam keuangan dan bisnis dan pajak.

“Literasi adalah kemampuan seseorang dalam membaca informasi, memahami informasi dan menindaklanjuti informasi melalui suatu keputusan yang berguna dalam hidup” tandas Eko.

Literasi sadar pajak adalah sebuah upaya meningkatkan daya cerna masyarakat terhadap pajak sehingga melahirkan kesadaran untuk menjadi orang bijaksana yang taat pajak.

“Selanjutnya kegiatan ini akan kami lakukan secara berkala pada masyarakat dan kami akan melakukan coaching bisnis dan pajak” tutup Eko. (*)

Related Articles