Bisnis Jatim

Harga Apartemen Australia Meroket Dalam 25 Tahun

 Breaking News
  • Latih Kewirausahaan Dengan Kelola Limbah Surabaya, bisnisjatim.co – Kotoran sapi kebanyakan hanya dimanfaatkan untuk pupuk kandang namun tanpa proses pengolahan. Biasanya kotoran sapi itu hanya dibiarkan mengering di suatu lahan dan setelah kering baru digunakan...
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...

Harga Apartemen Australia Meroket Dalam 25 Tahun

Harga Apartemen Australia Meroket Dalam 25 Tahun
April 24
10:38 2019

Jakarta, bisnisjatim.co – Pengembang hunian terkemuka Australia, Crown Group, mendorong pembeli untuk berinvestasi sekarang dengan dasar keuntungan jangka panjang – dan berpotensi melipatgandakan kekayaan mereka dalam 25 tahun.

Iwan Sunito menyatakan bahwa properti adalah permainan jangka panjang, bukan permainan jangka pendek

Laporan 25 years of Housing Trends yang dibuat oleh CoreLogic pada tahun 2018 menunjukkan bahwa sejak tahun 1985 nilai hunian di seluruh Australia telah meningkat secara rata-rata sebesar 5,9% per tahun, dengan persentase total pertumbuhan mencapai 316%, dari Rp. 1,2 milyar menjadi Rp. 5,1 milyar. Pada tahun 2043, harga rata-rata unit apartemen di Sydney diperkirakan mencapai Rp. 34,7 milyar.

“Teori dasar dalam permainan properti, Anda tidak menunggu dan membeli tetapi Anda membeli dan menunggu,” katanya.

“Faktanya adalah bahwa nilai properti selama dua dekade terakhir telah membuktikan dirinya sebagai investasi yang solid – bahwa cara untuk berinvestasi properti adalah dengan membeli dan menunggu, dan bermain melawan waktu.”

“Kami telah melihat contoh di suatu daerah di Sydney di mana sebuah rumah yang dulunya senilai Rp. 1 milyar pada tahun 1993, sekarang bernilai Rp. 20 milyar, artinya terjadi pertumbuhan nilai sebesar 2000 % dalam 34 tahun atau rata-rata 58% per tahun.

“Beli aset, jangan pernah menjualnya, dan nikmati pertumbuhan capital gain untuk membangun kekayaan atau ekuitas Anda. Hari ini, Anda hampir tidak dapat membayangkan harga rata-rata apartemen di Sydney akan naik tiga kali lipat dalam beberapa dekade, dan juga, 25 tahun yang lalu, orang-orang tidak pernah membayangkan harga satuan rata-rata akan menjadi Rp. 7,5 milyar pada hari ini.”

Iwan Sunito mengatakan bahwa tren peningkatan untuk tinggal di apartemen selama dua dekade terakhir juga menjadi pertanda baik untuk harga satuan dalam jangka panjang, karena lebih banyak pembeli memilih tinggal apartemen dibandingkan rumah tapak karena harga yang lebih rendah dan lokasi yang lebih nyaman.

“Saat ini, orang Australia suka tinggal di apartemen, hanya karena mereka dapat menikmati gaya hidup mewah yang dekat dengan pusat kota dan sekolah berkualitas, dengan keamanan yang baik dan fasilitas gaya hidup seperti kolam renang dan pusat kebugaran tanpa harus kerepotan dengan masalah pemeliharaan dan berkebun,” katanya.

Crown Group memiliki proyek hunian apartemen di enam lokasi di Sydney, Brisbane dan Melbourne serta Amerika Serikat dan Indonesia. Empat proyek hunian utama saat ini sedang dibangun di Sydney.

Related Articles