Bisnis Jatim

Siaran pers: QNET adalah Perusahaan Direct Selling, Bukan Perusahaan Money Game

 Breaking News
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...
  • Kosmetik KLT Diduga Mengandung Bahan Berbahaya Surabaya, Bisnisjatim.co -Kedok Kosmetik merek KLT yang dimiliki Resty Hajar Septiana atau lebih dikenal nama panggilan Gladys ini dikuak oleh Ditreskrimsus Polda Jatim. Melalui Subdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda...

Siaran pers: QNET adalah Perusahaan Direct Selling, Bukan Perusahaan Money Game

Siaran pers: QNET adalah Perusahaan Direct Selling, Bukan Perusahaan Money Game
September 09
12:43 2019

Jakarta, bisnisjatim.co -Sehubungan dengan pemberitaan yang simpang siur mengenai
QNET, dalam kesempatan ini QNET ingin memberikan klarifikasi atas beberapa berita dan opini yang beredar di masyarakat, terutama di media massa dan media sosial.

“QNET bukan perusahaan money game seperti yang diberitakan pada beberapa media massa dan media sosial. QNET tergabung dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) yang mengontrol ketat setiap aktivitas bisnis para anggotanya.

Perusahaan direct selling memiliki produk berkualitas yang dijual. Sedangkan pada perusahaan money game, orang hanya menaruh uang dan berharap mendapatkan perkembangan dari downline atas
uang yang telah diinvestasikannya.

Bisnis direct selling atau yang lebih dikenal dengan MLM, diatur dalam Permendag No 32 Tahun 2008 dimana anggota mendapatkan komisi dari hasil penjualan produk,” tegas Ganang Rindarko – General Manager QNET Indonesia dalam siaran persnya, Senin (9/9).

Ganang Rindarko menambahkan ada beberapa berita dan opini yang cenderung memberikan informasi bohong atau hoaks. Beberapa hal yang harus diluruskan adalah :

1) QNET bukan perusahaan investasi bodong atau perusahaan money game. QNET
adalah perusahaan direct selling global yang sudah berdiri selama 21 tahun.

2) QNET termasuk anggota APLI, Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, artinya bisnis
QNET resmi dilakukan di Indonesia dengan nomor keanggotaan QNET 0167/06/15. Selain itu, QNET di Indonesia mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan dengan
nomer induk usaha 8120004951797.

3) QNET tidak pernah menganjurkan atau memerintahkan anggotanya untuk
melakukan penipuan dengan modus lapangan kerja karena QNET menawarkan bisnis
dan pemasaran penjualan langsung.

Jadi yang didapatkan oleh anggota QNET bukanlah gaji, tetapi komisi atas kerja keras dalam menjalankan bisnis QNET.

“Saya juga menghimbau kepada para anggota QNET agar tidak perlu risau dengan adanya
pemberitaan ini. Bisnis QNET masih terus berjalan, kegiatan operasional QNET pun berjalan
normal,” tegas Ganang Rindarko. (*)

Related Articles