Bisnis Jatim

BANK INDONESIA SUSUN STRATEGI DAN DORONG PERCEPATAN INVESTASI

 Breaking News
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...
  • Kosmetik KLT Diduga Mengandung Bahan Berbahaya Surabaya, Bisnisjatim.co -Kedok Kosmetik merek KLT yang dimiliki Resty Hajar Septiana atau lebih dikenal nama panggilan Gladys ini dikuak oleh Ditreskrimsus Polda Jatim. Melalui Subdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda...

BANK INDONESIA SUSUN STRATEGI DAN DORONG PERCEPATAN INVESTASI

BANK INDONESIA SUSUN STRATEGI DAN DORONG PERCEPATAN INVESTASI
September 13
18:31 2019

Surabaya (bisnisjatim.co) – Di tengah gejolak kondisi ekonomi global, penguatan kapabilitas industri nasional perlu terus didorong untuk meningkatkan kontribusi pada perekonomian. Upaya untuk menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit) pun harus terus dilakukan.

Menindaklanjuti upaya tersebut, Pemerintah dan Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyepakati 6 (enam) langkah strategis untuk memperkuat kinerja industri manufaktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan inklusif. Enam langkah strategis tersebut antara lain:

  • Meningkatkan efisiensi logistik melalui pembangunan infrastruktur.
  • Mendukung peningkatan iklim investasi melalui sistem perizinan dengan mengimplementasikan Online Single Submission (OSS) versi 1.1.
  • Mendukung harmonisasi regulasi dan program kebijakan untuk meningkatkan produktivitas industri, antara lain melalui penerbitan ketentuan pelaksanaan super deductible tax dan penerbitan penyempurnaan ketentuan pendukung Kendaraan Ramah Lingkungan.
  • Mendukung kelancaran sistem pembayaran melalui (i) perluasan kerjasama Local Currency Settlement untuk perdagangan internasional dengan dua negara mitra; (ii) perluasan kerjasama Local Currency Settlement untuk investasi (Malaysia, Thailand); serta (iii) pengembangan sistem pembayaraan melalui perluasan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan peluncuran Quick Response (QR) Code Indonesian Standard (QRIS).
  • Mendorong pembiayaan melalui pembiayaan yang berwawasan lingkungan (green financing) melalui pelonggaran Loan to Value (LTV) dan uang muka, serta pelebaran Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan perluasan cakupan komponen sumber funding.
  • Mendukung promosi perdagangan dan investasi industri manufaktur.

Kesepakatan dimaksud dicapai dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia (Rakorpusda) pada 4 September 2019 di Jakarta yang diinisiasi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian bersama Gubernur Bank Indonesia, dan dihadiri oleh Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, kementerian terkait serta sejumlah kepala daerah tingkat provinsi yang merupakan basis industri manufaktur nasional, yaitu Gubernur Provinsi Jawa Barat, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, dan Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Selanjutnya, langkah percepatan investasi nasional juga terus dilakukan, termasuk di Jawa Timur. Oleh karena itu, KPw BI Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi akan menyelenggarakan Seminar Nasional “East Java Investment : Gaining Momentum Amidst The Stable Outlook” pada tanggal 12 September 2019 di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya. “Disini, akan dihadirkan narasumber yang memaparkan prospek ekonomi dan peluang investasi di Indonesia, khususnya Jawa Timur,” jelas Difi A. Johansyah, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timut (10/09).

Penyelenggaraan Seminar Nasional ini menjadi rangkaian kegiatan East Java Infestival (EJI) yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim pada tanggal 12-15 September 2019 di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya. EJI diharapkan mampu menjadi etalase dan media promosi berbagai sektor investasi Jawa Timur. Didalamnya, ada berbagai rangkaian kegiatan, termasuk forum investasi dan business matching antara investor dengan pemilik proyek investasi.

“EJI ini adalah bentuk komitmen bersama untuk mendorong percepatan investasi di Jawa Timur. Harapannya, EJI mampu menarik investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Jawa Timur,” pungkas Difi.(mel)

Related Articles