Bisnis Jatim

Sekda Jatim: Keberhasilan Program Transmigrasi Terletak Pada Transfer Ketrampilan

 Breaking News
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...
  • Kosmetik KLT Diduga Mengandung Bahan Berbahaya Surabaya, Bisnisjatim.co -Kedok Kosmetik merek KLT yang dimiliki Resty Hajar Septiana atau lebih dikenal nama panggilan Gladys ini dikuak oleh Ditreskrimsus Polda Jatim. Melalui Subdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda...

Sekda Jatim: Keberhasilan Program Transmigrasi Terletak Pada Transfer Ketrampilan

Sekda Jatim: Keberhasilan Program Transmigrasi Terletak Pada Transfer Ketrampilan
September 13
17:21 2019

Malang (bisnisjatim.co) – Sekda Jatim Heru Tjahjono menegaskan program transmigrasi dikatakan berhasil jika terwujud perpindahan ketrampilan antara penduduk asal dan stempat atau biasa disebut “transfer ketrampilan”. Atau, terwujudnya percampuran kemampuan antara penduduk pendatang dengan penduduk lokal.

Hal tsb disampaikan Sekda Prov. Jawa Timur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Koordinasi (Kabakorwil) Pemerintahan dan Pembangunan III Prov. Jawa Timur di Malang, Drs. Benny Sampir Wanto pada saat membuka acara Rakor Bidang Ketransmigrasian Dalam Rangka Pemantapan Pelaksanaan Transmigrasi di Jawa Timur, di Hotel Haris Malang, Rabu malam (11/9).

Dengan demikian, lanjutnya, salah satu tujuan transmigrasi, yaitu terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat pendatang dan penduduk, dapat terwujud.

“Salah satu contoh jenis transfer ketrampilan yang perlu dilakukan tsb, yakni ketrampilan transmigran Jawa dalam penerapan sistem terasering dan transmigran Bali dalan mengeloka subak pertaniannya,” ujarnya mencontohkan.

Menurut Sekda Heru Tjahjono, pelaksanaan program transmigrasi Pemerintah Pusat atau biasa disebut transmigrasi reguler untuk Jawa Timur selalu tercapai 100%. Misalnya, tahun 2017 sebanyak 80 KK (271 jiwa), dan 2018 sebanyak 53 KK (164 jiwa). “Transmigrasi reguler adalah program yang didanai oleh Pemerintah Pusat” tambahnya.

Sementara itu, pada tahun 2019 transmigrasi Jawa Timur dilakukan kepada sebanyak 180 KK yang tersebar ke enam daerah, yaitu Kab. Bulungan, Kalimantan Utara, Kab. Wajo Prov. Sulawesi Selatan, dan Kab. Toli-Toli Prov. Sulawesi Tengah. Juga, ke Kab. Muna dan Kab. Kolaka Timur di Prov. Sulawesi Tenggara, serta Kab. Mamuju di Prov. Sulawesi Barat.

Khusus untuk Kab. Bulungan, selain program transmigrasi reguler oleh Pemerintah Pusat, Pemprov. Jatim juga menyelenggarakan “program transmigrasi khusus”, yakni program transmigrasi melalui sharing dana dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Pada tahun 2019 ini, tercatat sebanyak 100 KK transmigran ikut dalam program ini.

Program khusus Pemprov. Jatim tsb telah dirintis sejak tahun 2012, dan telah mengilhami dua provinsi lainnya, yaitu Pemprov. Jawa Tengah dan DIY untuk melakukan hal sama. Dalam program ini, juga dibangun jamban keluarga dan sarana air bersih, dengan jumlah KK yang telah ikut bergabung dalam program ini sebanyak 800 KK (2.464 jiwa).

Hadir dalam rakor yang berlangsung selama tiga hari, tanggal 11-13 September 2019 ini, a.l. para pejabat dari Bakorwil I s.d. V Prov. Jawa Timur, serta dinas kab/kota yang membidangi ketransmigrasian seluruh Jawa Timur.

Menjadi narasumber dalam kegiatan rakor ini, a.l. Ir. Donna Liana Sipahutar Msc dari Ditjen. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, serta Ir. Sigit Panoentoen, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan, BAPPEDA Prov. Jatim. (Bakorwil III Prov. Jawa Timur di Malang).(mel)

Related Articles