Bisnis Jatim

Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental

 Breaking News
  • Latih Kewirausahaan Dengan Kelola Limbah Surabaya, bisnisjatim.co – Kotoran sapi kebanyakan hanya dimanfaatkan untuk pupuk kandang namun tanpa proses pengolahan. Biasanya kotoran sapi itu hanya dibiarkan mengering di suatu lahan dan setelah kering baru digunakan...
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...

Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental

Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental
October 28
10:43 2019

Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek Q-TA, Elok perempuan paruh baya yang masih cantik dan energik ini terus melahirkan busana-busana muslim hasil rancangannya yang elegan, anggun dan cantik.

Mengaku jika dirinya memulai bisnis fashion hanya sekedar hobi menggambar busana, karena ide yang terus mengalir menurutnya sayang jika tak diwujudkan  semuanya.

“Saya hobi mrnggambar desain busana, awalnya untuk busana pribadi namun karena banyak ide yang muncul bisa dalam sehari lima gambar desain saya ciptakan lalu terpikirlah untuk membuka butik dan menjualnya. Saya membuat busananya tidak banyak, satu desain satu baju. Dengan demikian pelanggan merasa istimewa.” Jelas Elok Nadia saat mengikuti pameran Fashion Muslim.

Elok menyukai batik, dengan menggunakan bahan batik dari berbargai daerah di Indonesia, dia memadukannya dengan kain jenis sifon arab yang menurutnya memiliki tekstur lembut, bersifat dingin dan jatuhnya di badan bagus. Menjadikan hasil rancangannya perpaduan antara batik dan sifon arab terlihat anggun dan elegan.

“Saya suka kain batik jadi dalam rancangan saya kebanyakan ambil batik. Batik pesisir dari Tanjungbumi atau Pekalongan bahkan dari Jawa Tengah Yogjakarta dan Solo. Lalu saya padukan dengan sifon arab yang sifat kainnya itu jatuh bagus di badan, tidak kaku dan panas.” Jelas ibu tiga orang anak ini.

Untuk rancangan ini kali Elok terinspirasi dari gaun-gaun oriental yang cantik dan elegan dengan aksen oriental yang khas seperti : Kimono, Obi, Krah Shanghai hingga pada motif atau corak orientalnya yang etnik membuat gaun-gaun tersebut sangat elegan bila dikenakan oleh siapapun. Warna-warna yang dipakainya adalah warna peach atau salem, yang berkesan kalem dan dingin.

Selain bentuk Elok juga menambahkan hiasan bordir dengan motif bunga peony menguatkan kesan oriental, karena bunga peony adalah bunga dengan makna budaya oriental yang kuat.  Elok memberikan tema pada rancangannya pada ini kali adalah “ORIENTAL ETHNIC”. (mel)

 

Related Articles