Bisnis Jatim

Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan

 Breaking News
  • Latih Kewirausahaan Dengan Kelola Limbah Surabaya, bisnisjatim.co – Kotoran sapi kebanyakan hanya dimanfaatkan untuk pupuk kandang namun tanpa proses pengolahan. Biasanya kotoran sapi itu hanya dibiarkan mengering di suatu lahan dan setelah kering baru digunakan...
  • NUANSA HALLOWEEN ALA CROWN PRINCE HOTEL Surabaya, Bisnisjatim.co -Dalam rangka mempererat hubungan dengan rekanannya, Crown Prince Hotel Surabaya mengadakan “Booker Gathering” dengan tema Halloween tepat pada tanggal 31 Oktober 2019. Sesuai dengan tema, para tamu banyak...
  • Siaran Pers: General Manager Sambut Para Tamu Surabaya, Bisnisjatim.co -Tamu Pertama Disambut GM – Virginie Tutin Sandstrom, selaku General Manager Hotel HARRIS Bundaran Satelit Surabaya bersama jajaran tim departemen yang lain, menyambut dengan hangat Bapak Liem dan...
  • Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi...
  • Memadukan Batik dalam Gaya Etnik Oriental Surabaya  (bisnisjatim.co) – Nama Elok Nadia bukan lagi nama yang asing lagi di dunia fashion khususnya busana muslim di Surabaya. Sudah lebih dari satu dasawarsa menengakkan benderanya sendiri dengan merek...

Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan

Siaran Pers: Intergrasikan Mindset Intrapreneur Pendidikan
October 30
12:06 2019

Surabaya, Bisnisjatim.co – Meningkatnya angka lulusan SMK disebabkan kurikulum SMK yang mengakomodir kebutuhan dunia industry saat ini. Ravolusi industry 4.O mengharapkan siswa SMK cakap menggunakan gadget serta mampu membuat inovasi untuk perkembangan kebutuhan masyarakat.

Maka dari itu Dr. J.E. Sutanto, M.M, Dr. Natalia Christiani, S.Pd., M.Pd dan Dr. David Sukardi Kodrat, M.M dari Universitas Ciputra merancang pelatihan praktis bagi kebutuhan tenaga kerja di lingkungan industri. Langkah ini dilakukan demi meningkatkan pengembangan sumber daya manusia dengan lebih banyak skilled labor.

Dr. J.E. Sutanto, M.M sebagai Ketua Tim Peneliti mejelaskan bahwa Tantangan utama bagi tenaga kerja Indonesia adalah ketidaksesuaian sistem pendidikan dengan kebutuhan industri. Sehingga program link and match sangat membantu sehingga lulusan SMK bisa bekerja sesuai dengan yang dibutuhkan industri.

“Saat ini banyak program SMK yang tidak memiliki peralatan yang digunakan dunia industri. Solusi yang bisa dilakukan pemerintah, ialah kurikulum SMK yang dibuat haruslah model market driven curriculum yang dikembangkan bersama dengan dunia industri serta setiap lulusan perlu diberikan pembekalan melalui pelatihan praktis” Ungkap Sutanto pada selasa, (20/8).

Sutanto menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan arah bagi pelaksanaan program pelatihan yang merefleksikan kebutuhan program dan juga keselarasan dengan prioritas dunia kerja atau lingkungan industry kemudian melihat kemajuan program dan peningkatkan pelaksanaan program kedepannya berdasarkan pertukaran informasi dari mitra pelaksana dan lingkungan industri.

Dan meningkatkan pengetahuan mitra pelaksana mengenai pedoman dan prosedur pelatihan berkaitan peningkatan kapasitas SDM untuk program yang lebih efektif dan efisien serta Mencari solusi permasalahan penguatan baik manajemen maupun teknis pengelolaan program mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring evaluasi.

Perlu diketahui kegiatan ini merupakan Program Penelitian Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi (PPUPT) Tahun 2019 yang dibiayai oleh Direktorat dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktoral Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknlogi, dan Pendidikan Tinggi.

Kegiatan ini juga hasil kerja sama dengan Inzaghi Gigantara Solusindo dan STIBA Satya Widya yang dilakukan di Kota Batu dan Kota Surabaya.

Pada kesempatan yang sama Nun Jamianto. S.E, M.M selaku Direktur LPKS PT. Inzaghi Gigantara Solusindo menyatakan melalui program pelatihan praktis bersama Universitas Ciputra Surabaya, kami sangat yakin dan berharap dapat memberikan dampak positif bagi peserta pelatihan dalam pengembangan kewirausahaan terintegrasi mulai sekolah menengah kejurusan hingga perguruan tinggi berbasis vokasional dan pelajaran praktis di Jawa Timur.

“Pembelajaran tersebut diharapkan agar dapat menggurangi jumlah pengangguran dan menciptakan lebih banyak intrapreneur yang cerdas dan kreatif”. Ungkap Jamianto
Senanda dengan itu Ketua STIBA Satya Widya yaitu Drs. H. Hardono, M.Pd., kegiatan kordinasi ini perlu terjalin secara intensif sehingga dapat menentukan strategi dan langkah-langkah efektif terhadap mitra sehingga berpotensi untuk melakukan perbaikan-perbaikan secara berkesinambungan dan upaya melakukan inovasi dalam proses kegiatan pelatihan praktis.

Related Articles